Pustaka Digital Ibu dan Anak


Kok Kamu Kurus Sekali, Nak?

Posted in Parent Guide by nugraad001 on March 23, 2009

Kok Kamu Kurus Sekali, Nak?

Aduuh bingung nih?.. kok Ryan badannya kurus banget. Apalagi kalo lagi ngumpul sama temen-temennya di taman, pasti dia paling kurus deh. Bisa-bisa dikira orang nggak aku kasih makan.

Padahal aku berusaha kasih yang terbaik untuk Ryan. Aku rela makan teri asal Ryan makan salmon hehe…. Makan sehari tiga kali, pake sayur, lauk, jus, buah, susu empat botol, dan ngemil juga nggak ketinggalan. Vitamin dia juga minum.Tapi kok nggak gede-gede ya? Beratnya 10 kg sejak ulang tahun pertama dan nggak nambah-nambah sampai sekarang padahal badannya tambah tinggi…………..

Ini curahan hati Fany yang ditulis di blog pribadinya tentang Ryan (2 tahun) anaknya yang berbadan kurus. Tentu saja teman-temannya di dunia maya langsung menyambut topik ini dengan berbagai komentar. Ada yang merasa senasib, ada yang memberikan saran, baik pengobatan modern maupun tradisional, ada yang mengirim alamat sinshe Cina, resep kunyit madu, sampai ramuan Madura. Ada juga yang mengirimkan tips menggemukkan anak.

Memang, hati siapa sih yang tidak resah kalau melihat anaknya kurus dibanding teman-teman seusianya. Apalagi kalau melihat anak kecil lain yang montok dan gembil. Terlihat lucu, menggemaskan dan sehat. Tapi tunggu dulu…. Apa benar yang gemuk itu sehat sementara yang kurus itu tidak sehat? Belum tentu!

MENGAPA KURUS?

Berat badan bukan satu-satumya parameter tumbuh kembang anak. Menurut Dr. Purnawati S. Pujiarto Sp.Ak, MMPed dalam Bayiku Anakku faktor lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah pertumbuhan gigi geligi, kemampuan motorik halus dan kasar, kemampuan bahasa, pendengaran, kemampuan sosial, kemampuan pemahaman dan komunikasi.

Anak terlihat kurus bisa karena berat badannya kurang menurut umur tapi tinggi badannya sesuai umur atau karena berat badannya sesuai umur tapi tinggi badannya melebihi standar umur. Mengacu pada Grafik Pertumbuhan Bayi Laki-laki dan Perempuan yang dikeluarkan CDC, jika berat anak berada di posisi terendah (persentil 3) belum tentu tidak sehat. Bisa saja dia termasuk anak yang mungil. Yang harus diperhatikan adalah grafik pertumbuhannya menunjukkan laju pertumbuhan yang tercatat secara teratur, tidak mendatar dan mengalami penurunan serta mempunyai catatan kesehatan yang baik. Meskipun kurus ternyata banyak juga anak kurus yang lincah, riang, berprestasi, mempunyai kemampuan kognitif yang bagus, motorik yang seimbang dan pandai bersosialisasi. Lalu apa penyebab anak kurus?

* .Penyakit

Anak kurus yang tidak sehat disebabkan oleh penyakit akan terlihat lemas, pucat, tidak bergairah, tidak mau makan, dan malas melakukan aktivitas apapun. Diperlukan bantuan dokter untuk melakukan pemeriksaan dan diagnosa. Menurut Dr. Suraiyah, Sp.A yang berpraktek di RSIA Permata Cibubur, beberapa penyakit yang menyebabkan anak tidak mau makan sehingga menghambat perkembangan berat badan adalah infeksi saluran pencernaan, infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, dan lain-lain. Beberapa tes diperlukan untuk menemukan jenis penyakitnya, sehingga bisa diberikan pengobatan yang tepat. Jadi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengobati penyakitnya dulu. Karena selama penyakitnya tidak disembuhkan, nafsu makan pun kurang sehingga berat badan yang normal sulit dicapai.

Setelah penyembuhan dilanjutkan dengan pemberian pola makan nutrisi seimbang. Pemberian asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang akan meningkatkan berat badan anak. Namun jika penyakit diabaikan dan tidak diobati, maka nafsu makan anak pun tidak akan meningkat dan berat badan tidak akan bertambah.

* Asupan Nutrisi

Kebutuhan nutrisi berguna dalam pembentukan tulang, organ tubuh dan juga perkembangan otak. Asupan nutrisi berhubungan pola makan anak. Bisa jadi anak yang makan teratur tiga kali sehari, lengkap dengan jus, buah dan susu namun kekurangan berat badan karena aktivitas anak yang berlebih. Asupan nutrisi dalam makanan anak harus lengkap dan seimbang.

Kandungan karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral dalam makanan si kecil harus seimbang dalam kuantitas dan kualitasnya. Jumlah kalori harus disesuaikan menurut kebutuhan umur dan juga aktivitasnya. Karena kalori yang pas-pasan tidak mampu menaikkan berat badan jika anak melakukan aktivitas yang berlebih. Jika Anda membutuhkan bantuan informasi mengenai kebutuhan nutrisi yang seimbang sesuai dengan umur, Anda bisa menghubungi dokter ahli gizi yang memang berkompeten untuk memberikan saran disesuaikan dengan kondisi anak.

Jadi tidak perlu berkecil hati jika mempunyai anak kurus. Belum tentu anak lain yang gemuk itu lebih sehat dari anak kita. Bisa jadi malah dia yag bermasalah. Ayo kita cari penyebabnya dan menjadi bijak dalam memberikan asupan nutrisi dan tambahan vitamin. Jangan lupa bersyukur barangkali memang anak kita berbakat menjadi “supermodel”. PG

VITAMIN = PENGGEMUK BADAN?
Bermacam vitamin dengan aneka rasa ditawarkan para produsen dengan beragam janji. Namun seringkali terjadi salah pengertian dari orangtua mengenai manfaat vitamin bagi anak. Sehingga pemberian vitamin seolah-olah menjadi bagian dari menu utama yang tidak boleh ditinggalkan. Padahal :

* Pemberian vitamin tidak diperlukan pada saat asupan nutrisi makanan sudah lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan. Karena kandungan vitamin bisa diperoleh dari aneka sayur dan buah-buahan yang dikonsumsi secara langsung.

* Pemberian vitamin biasanya diberikan untuk anak yang sedang sakit, dalam masa pemulihan, dan anak yang tidak mendapatkan makanan dengan nutrisi seimbang. Tambahan vitamin diberikan untuk memenuhi kebutuhan vitaminnya yang kurang.

* Pemberian tambahan vitamin pada anak yang tidak kekurangan vitamin tidak membawa manfaat apapun karena konsumsi vitamin yang berlebih malah akan membebani kerja hati, kecuali untuk vitamin C yang akan larut dalam air.

Biasanya vitamin tambahan dilengkapi dengan zat untuk memperlancar kerja enzim-enzim dalam lambung sehingga merangsang nafsu makan. Jika nafsu makan si kecil sudah bagus, maka tak perlu tambahan vitamin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: