Pustaka Digital Ibu dan Anak


Kenali Resiko Keguguran

Posted in Parent Guide by nugraad001 on December 4, 2007

parent-guide.jpg

Berdasarkan penelitian, wanita dengan kelainan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) ternyata memiliki resiko lebih besar mengalami keguguran hingga tiga kali, terutama pada bulan-bulan awal kehamilan (trimester pertama)

Mathilda (28 tahun) amat berbahagia ketika mengetahui bahwa ia sedang hamil. Sudah lama dirinya dan Joe (32 tahun) menginginkan keturunan, tepatnya sejak mereka merasa ‘kesepian’ karena  merindukan hadirnya bayi mungil. Apalagi, ini bukan kali pertama Mathilda mengalami keguguran. Kejadian serupa pernah ia alami 6 bulan lalu. ‘‘Aku tak menyangka, keguguran akan menimpaku lagi,’’ucapnya lirih.

Ya, mungkin tak ada pasangan suami istri di dunia ini yang berharap akan kehilangan jabang bayinya. Terlebih, jika ini adalah kehamilan yang telah lama didambakan, seperti halnya Mathilda dan Joe. Memang, terkadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Jika keguguran Anda alami, sebaiknya tetap tegar dan jangan berputus asa. Galilah informasi yang lengkap tentang kemungkinan penyebab keguguran pada kehamilan Anda, agar dapat meminimalkan kemungkinan kejadian serupa di masa yang akan datang.

Keguguran
Keguguran merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan kondisi ‘kehilangan’ janin saat kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu. Situs nichd.nih.gov menyebutkan bahwa para peneliti memperkirakan keguguran terjadi pada 15% wanita yang menyadari bahwa dirinya tengah hamil. Sedangkan pada sejumlah kasus lainnya, peristiwa ini terjadi bahkan disaat sang ibu belum mengetahui bahwa dirinya tengah hamil.

Ada sejumlah faktor penyebab keguguran. Sebagian penyebab itu dapat diketahui, tetapi ada juga penyebab yang tidak diketahui. Pada sebagian besar kasus, keguguran terjadi tanpa bisa dicegah.

Menurut dr. Boy Abidin, SpoG, spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading,  keguguran bisa disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya adalah :

  • Faktor Usia. ‘’Makin bertambah usia wanita, makin tinggi pula resiko terjadi keguguran,’’kata dr. Boy. Terkait dengan faktor usia, D.K James dkk, dalam buku High Risk Pregnancy Management Options menuliskan presentasi resiko keguguran akibat usia, sebagai berikut :

Persentase

Usia Wanita

13,3%

12-19 tahun

11,1%

20-24 tahun

11,9%

25-29 tahun

15%

30-34 tahun

24,6%

35-39 tahun

51%

40-44 tahun

93,4%

45 tahun ke atas

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: