Pustaka Digital Ibu dan Anak


Toksoplasma Musuh Para Ibu Hamil

Posted in Pikiran Rakyat by nugraad001 on October 3, 2007

pr-head.gif

SEORANG wanita pada usia reproduktif yang menderita toksoplasmosis dapat mengalami kemandulan karena parasit tersebut menyerang sel-sel kelamin (gamet), termasuk juga sel-sel hasil pembuatan sehingga penderita tidak kunjung memiliki keturunan.

Kita sering mendengar istilah toksoplasma dan sebagian besar wanita telah mengenalnya sebagai penyakit yang menyebabkan kemandulan, cacat, bahkan kematian janin. Pengetahuan ini benar, namun pengetahuan tentang dampak toksoplasma terhadap kehamilan dan janin saja tidak cukup. Pengetahuan yang lengkap mengenai apa itu toksoplasma, gejala yang ditimbulkan, pencegahan, dan pengobatannya juga hendaknya menjadi dasar dan bekal bagi setiap wanita yang ingin menikah dan memiliki keturunan. Selain itu, pengetahuan mengenai toksoplasma juga sebaiknya diberikan sebagai bagian dari konseling pranikah bagi para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Selanjutnya, kelak diharapkan ada screening toksoplasma terhadap semua pasangan yang ingin menikah, juga dilakukan pemeriksaan awal penyakit lain yang dapat membahayakan kehamilan dan janin.

Sebelum membahas lebih lanjut topik di atas, lebih dahulu kita harus mengenal apakah yang disebut dengan toksoplasma. Toksoplasma (Toksoplasma gondii) adalah nama protozoa yang bersifat parasit. Ia biasa ditemukan dalam hewan peliharaan, baik hewan pemakan tumbuhan, pemakan daging, atau pemakan segala sekalipun. Hewan peliharaan berupa mamalia dan burung dapat menjadi induk pembawa toksoplasma. Manusia sendiri dapat terinfeksi oleh toksoplasma dari hewan peliharaannya. Masuknya toksoplasma ke dalam tubuh dalam bentuk kista melalui:

– Makanan yang terkontaminasi kista toksoplasma.
– Tangan yang mengandung kista toksoplasma.
– Transfusi darah dari penderita toksoplasma.
– Transplantasi organ.

Saat seseorang terinfeksi oleh parasit ini, ia dikatakan menderita toksoplasma.

Pada manusia, toksoplasma tidak menimbulkan gejala yang mencolok sehingga ibu-ibu yang ingin memiliki anak tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi oleh parasit ini. Gejala-gejala yang berat akan dialami oleh penderita dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya seperti AIDS, penyakit keganasan (kanker). Gejala berat pun sangat mudah dialami oleh pengguna obat imunosupresan, janin pada usia enam bulan, dan lain-lain.

Organ tubuh yang terserang serta kekuatan parasit untuk menimbulkan penyakit (virulensi) juga dapat memengaruhi berat ringannya gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien. Bila parasit menyerang kelenjar getah bening, dapat ditemukan adanya pembesaran pada kelenjar getah bening tersebut. Pembesaran biasanya terdapat pada kelenjar getah bening di daerah leher. Bila dilihat dengan mata, dapat tidak tampak adanya pembesaran, namun pasien mungkin dapat merasakan adanya rasa tidak enak pada leher bagian samping kiri dan kanan, dan mungkin saja penderita sendiri dapat meraba adanya pembesaran. Kemungkinan yang lain adalah bila parasit menyerang paru-paru, penderita dapat mengalami gangguan pernapasan yang disertai dengan batuk dan demam. Dalam kaitan ini, dokter dapat mendiagnosis pasien menderita pneumonia karena kesamaan gejalanya dengan pneumonia yang diakibatkan virus atau bakteri. Selain itu, parasit juga dapat menyerang otot jantung yang menimbulkan nyeri dada dan dapat pula menyerang otot-otot lainnya.

Bagaimanapun juga, toksoplasmosis lebih sering ditemukan secara tidak sengaja atau ditemukan melalui screening. Hal ini disebabkan karena toksoplasmosis sering tidak bergejala dan pada wanita hamil diagnosis baru ditegakkan setelah timbul abnormalitas pada kehamilan dan janin. Pemeriksaan darah merupakan cara untuk menegakkan diagnosis toksoplasmosis secara dini sebelum terjadi gangguan pada kehamilan dan janin.

Pada wanita hamil, parasit dapat masuk ke dalam janin melalui darah ibu, kemudian menembus plasenta dan masuk ke dalam tubuh janin (darah ibu dan janin tidak pernah bercampur karena adanya plasenta). Kelainan atau abnormalitas yang timbul, baik pada kehamilan maupun pada janin, tergantung dari usia kehamilan penderita tersebut.

Seorang wanita pada usia reproduktif yang menderita toksoplasmosis dapat mengalami kemandulan karena parasit tersebut menyerang sel-sel kelamin (gamet), termasuk juga sel-sel hasil pembuatan sehingga penderita tidak kunjung memiliki keturunan. Selain itu, toksoplasmosis pada ibu hamil dapat juga menyebabkan abortus, pertumbuhan janin terhambat, kelahiran prematur, kematian janin dan kematian bayi baru lahir. Kalaupun bayi-bayi itu bertahan hidup akan timbul cacat bawaan seperti hidrosefalus, mikrosefalus (kepala kecil), kelainan otak, mata, dan organ keseimbangan. Kelainan-kelainan fisik pada janin dapat dilihat melalui pemeriksaan USG selama kehamilan secara berkala. Pada anak-anak yang telah menderita toksoplasmosis, dapat mengalami gangguan perkembangan mental (retardasi mental) serta serangan kejang-kejang.

Mencegah

Cara terbaik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kehamilan akibat infeksi oleh toksoplasma adalah dengan melakukan screening terhadap wanita yang ingin memiliki keturunan. Screening dilakukan dengan pemeriksaan darah yang dilakukan sebelum menikah.

Pemeriksaan terhadap toksoplasma biasanya sudah digabung dalam suatu pemeriksaan yang dinamakanTORCH. TORCH adalah suatu pemeriksaan kadar beberapa antibodi di dalam darah yang timbul akibat penyakit yang dapat memengaruhi kehamilan dan janin, yaitu toksoplasma, rubella, cytomegalovirus (CMV), dan herpes virus simplex II (HSV II).

Pada ibu hamil dan terinfeksi oleh toksoplasma akan diberikan obat oleh dokter. Obat itu bertujuan untuk menurunkan risiko infeksinya terhadap janin, selebihnya daya tahun tubuh ibu adalah yang berperan penting dalam mencegah terjadinya gangguan selama kehamilan. Selain itu, pemeriksaan USG secara berkala juga perlu diperhatikan.

Setelah bayi lahir, ibu yang terinfeksi dapat tetap memberikan ASI karena parasit toksoplasma tidak akan menular kepada bayi melalui ASI.

Karena risiko yang besar terhadap kehamilan dan janin, pencegahan terhadap toksoplasmosis adalah cara terbaik untuk menyelamatkan kehamilan dan janin. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara:

1. Hindari makan daging mentah.
2. Membakar atau memberikan antiseptik pada tinja hewan peliharaan.
3. Menjaga keberhasilan makanan terhadap kontaminasi lalat atau binatang.
4. Mencuci tangan sebelum mengolah makanan dan setelahnya.
5. Mencuci tangan sebelum makan.
6. Menggunakan sarung tangan saat sedang mengurus hewan peliharaan, baik mamalia maupun burung.
7. Memeriksakan kesehatan hewan peliharaan pada dokter hewan secara berkala.
8. Menjauhi hewan peliharaan selama kehamilan.
9. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala.

Dengan melakukan pemeriksaan TORCH sebelum menikah atau merencanakan kehamilan, tidak ada lagi alasan untuk menjadikan toksoplasma sebagai sesuatu yang menakutkan dalam kehamilan. (dr. Ivander Utama/ dokter yang baru menyelesaikan Program Profesi Dokter di Universitas Kristen Maranatha)***

Powered by ScribeFire.

One Response to 'Toksoplasma Musuh Para Ibu Hamil'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Toksoplasma Musuh Para Ibu Hamil'.


  1. NanoTorch Khusus Mengobati Penyakit TORCH.
    Berkhasiat untuk membantu menyehatkan rahim dari segala macam penyakit gagal rahim dan penyakit TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex virus II). Komposisi : Phalariae Fructus, Zedoariae Rhizoma, Morindae Citrifolia, Andrographidis Herba, dll. Harga Rp. 270.000,- (35 kapsul). Jl. Hankam 62 Ragunan JakSel. Pemesanan hubungi : Telp. 021 – 710 85 910 / 0856 910 910 09 (PIN BB : 266B8265). http://faneliaherbs1.wordpress.com ; faneliaherbs@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: