Pustaka Digital Ibu dan Anak


Inisiasi Jam Pertama, “Model Baru” Menyusui

Posted in Parent Guide by nugraad001 on August 8, 2007

parent-guide.jpg

World
Breastfeeding Week 2007 mengangkat tema seputar ‘inisiasi jam pertama’.
Tindakan ini bisa meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif dan
mendatangkan banyak manfaat lain untuk bayi dan ibu.
“Breastfeeding:
The 1st Hour — Save ONE Million Babies!”. Itulah tema World
Breastfeeding Week (WBW), atau Pekan Menyusui Sedunia, 1-7 Agustus
2007. Salah satu dasar pemikiran dipilihnya tema tersebut adalah bukti
ilmiah baru yang menyatakan bahwa: ‘jika semua wanita mulai menyusui
dalam SATU jam (setelah bayi lahir, Red), dapat dicegah kematian SATU
juta bayi baru-lahir.

Bukti ilmiah itu berasal dari penelitian
baru Karen Edmond, dkk. terhadap 10.947 bayi pedesaan Ghana (Afrika).
Hasil penelitian itu menunjukkan, permulaan (inisiasi) menyusui dalam
jam pertama setelah lahir menurunkan 22% risiko kematian bayi-bayi usia
0-28 hari. Sebaliknya, penundaan inisiasi menyusui meningkatan risiko
kematian.

‘Tahap Keempat’ Persalinan
Di Indonesia,
bayi-bayi yang disusui biasanya baru mulai disusui ketika sudah
ditimbang, dibuatkan cap dan dibersihkan (atau sekalian dibedong).
Inisiasi satu jam pertama, sebaliknya, berprinsip menyegerakan
permulaan menyusui, bahkan menganggapnya bagian tak terpisahkan dari
proses persalinan.

Dalam makalah berjudul Initiating
Breastfeeding within One Hour of Birth: A Scientific Brief, Arun Gupta,
MD, FIAP – wakil WABA (World Alliance of Breastfeeding Association,
penggagas WBW) menyebutkan, inisiasi dini bisa disebut ‘tahap keempat
persalinan’. Waktu yang disarankan adalah tepat setelah persalinan
(masih di ruang persalinan), sampai satu jam setelah persalinan.

Prosesnya mencakup: meletakkan bayi baru-lahir (yakni menengkurapkan
bayi yang sudah dikeringkan tubuhnya tapi belum dibersihkan dan
dibedong) di dada ibu segera setelah persalinan dan memastikan bayi:
mendapat kontak kulit dini dengan ibunya, menemukan puting susu ibunya,
dan mendapat asupan kolostrum. PG


Manfaat Inisiasi Jam Pertama
Dalam
makalah berjudul Initiating Breastfeeding within One Hour of Birth: A
Scientific Brief, Arun Gupta menyebutkan manfaat inisiasi jam pertama,
diantaranya :

  • Memperbesar peluang ibu untuk memantapkan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi.
  • Memberi kesempatan bayi mendapatkan kolostrum pertama
    yang amat kaya macam-macam komponen kekebalan dan non-kekebalan, dan
    penting untuk pertumbuhan usus dan ketahanan terhadap infeksi.
  • Memberi kehangatan langsung ke tubuh bayi, sehingga bisa mengurangi kematian akibat hipotermia.
  • Mencegah terlewatnya puncak ‘refleks mengisap’ pada bayi
    yang terjadi 20-30 menit setelah lahir. Jika bayi tidak disusui,
    refleks akan berkurang cepat, dan hanya akan muncul kembali dalam kadar
    secukupnya 40 jam kemudian. Padahal, kandungan antibodi kolostrum
    paling tinggi terjadi pada 12 jam setelah persalinan.

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: