Pustaka Digital Ibu dan Anak


Jalan Kaki (Tak Hanya) Lancarkan Persalinan!

Posted in Parent Guide by nugraad001 on August 8, 2007

parent-guide.jpg

Jalan kaki selama hamil banyak sekali manfaatnya. Melancarkan persalinan hanyalah salah satunya. Sejak kecil Elsa senang dan kuat berjalan kaki. Di tahun-tahun awal masa SD, ia pernah diajak Papinya – yang penggemar berat gerak jalan – menikmati ‘wisata jalan kaki’ dari Monumen Nasional sampai Jembatan Dukuh Atas, Jakarta.

Waktu SMP, Elsa memilih kegiatan ekstrakurikuler PKS (Patroli Keamanan Sekolah) karena ‘banyak gerak jalannya’. Di SMA ia ikut kelompok pencinta alam karena banyak trekking dan hiking-nya. Masih di SMA, Elsa pernah kehabisan ongkos sepulang dari rumah teman. Alih-alih meminjam uang temannya, ia justru memantapkan tekad untuk berjalan kaki.

Elsa masih hobi jalan kaki ketika kuliah, bekerja dan menikah. Saat hamil dua bulan, ia sempat bedrest dua bulan karena ada flek dari kandungannya (kata dokternya, “Ibu terlalu aktif!”). Di bulan kelima, kembali ia aktif berjalan kaki. Tapi coba tanya Elsa, si pehobi jalan kaki itu, lancar dan normalkah persalinannya? “Wah, mengejan setengah jam kepala bayi nggak turun juga. Dokternya bukan yang biasa memeriksa kehamilanku. Kata si dokter pengganti, rongga panggulku sempit, harus di-Cesar…”

Manfaat Lainnya, Banyak!
Menyesalkah Elsa banyak-banyak jalan kaki selama hamil, tapi tetap dioperasi Cesar juga? “Sama sekali nggak! Selain memang senang jalan kaki, aku jadi merasa lebih semangat selama hamil. Selain mual-mual dan flek waktu hamil muda, aku hampir-hampir tidak ada keluhan lain. Tidur nyenyak, makan enak, bekerja juga lancar-lancar saja…”

Berbagai referensi seputar kehamilan menyebutkan, jalan kaki secara teratur adalah latihan fisik yang paling cocok untuk ibu hamil. Alasannya, paling aman, paling mudah dilakukan, dan manfaatnya banyak — melancarkan persalinan hanyalah salah satunya. Jadi, meskipun akhirnya Anda – karena kondisi fisik yang tak bisa ditawar lagi – harus melahirkan lewat operasi Cesar, Anda tetap mendapatkan banyak manfaat berkat program jalan kaki Anda. Berikut ini berbagai manfaat jalan kaki secara teratur selama hamil:

  1. Memperkuat otot-otot yang dibutuhkan untuk persalinan. Penelitian menyebutkan, latihan fisik teratur menguatkan otot-otot yang dibutuhkan untuk persalinan, misalnya otot-otot rongga panggul.
  2. Mempermudah menjalani persalinan. Deborah Lindemann, profesor kebidanan dan ilmu kesehatan anak pada Life Chiropractic College West di California mengungkapkan, orang yang bugar akan lebih mudah (menjalani persalinan), terutama pada tahap kedua persalinan, yaitu mengejan.
  3. Mempersingkat persalinan. Penelitan Dr. James Clapp, penulis buku Exercising Through Your Pregnancy menunjukkan, ibu-ibu yang sering latihan fisik dengan intensitas sedang atau tinggi, persalinannya sepertiga lebih singkat dibanding persalinan normal (tanpa komplikasi) yang dijalani ibu-ibu yang tidak melakukan latihan fisik.
  4. Mengurangi risiko pre-eklamsia dan diabetes. Penelitian terakhir menunjukkan, latihan fisik teratur membantu mengurangi risiko munculnya penyakit paling berbahaya selama kehamilan: diabetes dan pre-eklamsia.
  5. Mengurangi risiko keluhan umum selama hamil. Para pakar umumnya setuju, latihan fisik teratur akan mengurangi nyeri punggung, sembelit dan kembung yang biasa dikeluhkan ibu selama hamil.
  6. Meningkatkan sirkulasi darah. Latihan fisik teratur memperlancar aliran darah, sehingga melancarkan pasokan oksigen ke seluruh tubuh.
  7. Menyehatkan pembuluh jantung. Jalan kaki adalah salah satu latihan fisik terbaik untuk pembuluh jantung ibu hamil, karena tidak terlalu membebani lutut dan persendian.
  8. Membantu menjaga kenaikan berat badan. Dr. Margaret E. Pfeifer, Kepala Bagian Kebidanan Klinik Mayo di Minnesota mengungkapkan, latihan fisik teratur membantu menjaga kenaikan berat badan pada tingkat wajar, dan bisa mengurangi risiko diabetes selama kehamilan.
  9. Mengurangi stres fisik. Mark Fenton, rekan-penulis Walking Through Pregnancy and Beyond: How Expectant Moms Can Walk Through a Happy and Healthy Pregnancy and First Year menyebutkan, jalan kaki kegiatan ideal selama hamil karena tidak membuat tubuh ibu stres akibat latihan fisik yang tidak biasa. Menurut Kelli Calabrese, pakar kebugaran dan kepala pelatih di pusat kebugaran online ediets.com, stres fisik juga bisa berkurang jika ibu tetap aktif selama hamil.
  10. Mengurangi stres psikis. Molly Kimball ahli diet dari Ochsner Clinic Foundation, New Orleans mengungkapkan, pelepasan hormon endorfin selama latihan fisik menimbulkan efek psikologis, yaitu melepaskan ketegangan psikis.
  11. Meningkatkan energi. Menurut Dr. Michael S. Hisey, ahli bedah tulang belakang di Texas Back Institute, gejala-gejala mual, kehilangan energi dan motivasi yang biasa dialami ibu hamil bisa diatasi secara berangsur dengan memulai program latihan fisik teratur.
  12. Meningkatkan mood dan self-image. Kelli Calabrese, pakar kebugaran dan kepala pelatih di pusat kebugaran online ediets.com menyebutkan, latihan fisik meningkatkan mood and self image.
  13. Meningkatkan kualitas tidur. Ann W. Wright, assistant professor bidang biologi di Canisius College, AS yang juga ahli fisiologi latihan fisik khusus selama kehamilan mengungkapkan, jalan kaki membantu ibu hamil tidur lebih nyenyak, karena latihan fisik melepaskan endorfin yang membantu ibu hamil rileks.

Dahsyat, ya? Yuk, mulai jalan kaki! PG

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: