Pustaka Digital Ibu dan Anak


Yuk, Optimalkan Penglihatan & Otak Anak

Posted in Ayah Bunda by nugraad001 on August 7, 2007

ayah-bunda.jpg

Kemampuan untuk melihat “dunia baru” di sekitarnya, menguatkan hubungan antar-sel saraf di dalam otak si kecil. Jelas ini akan mengotimalkan kecerdasannya.

Ketika si kecil Anda membuka matanya untuk pertama kali, semua yang ada di sekelilingnya masih tampak samar dan kabur. Wajah Anda pun baru tampak jelas baginya bila berjarak tidak lebih dari 25 cm dari matanya!

Awalnya, sistem penglihatan si kecil belum mampu untuk memusatkan kedua matanya pada satu objek. Ya, kedua matanya akan mampu bekerja selaras dalam memusatkan penglihatan terhadap obyek yang dilihatnya. setelah dia berusia 3-6 bulan. Setelah mencapai usia 8 bulan, si kecil akan mampu melihat “dunia baru” di sekitarnya dalam persepsi 3 dimensi, seperti Anda.

Antara nature dan nurture

Meski di usia batita si kecil sudah dapat melihat objek dengan jelas, namun stimulasi penglihatan harus terus dilakukan. Karena, setiap objek yang mampu dilihat si kecil dengan kedua matanya, merupakan sumber data yang akan merangsang perkembangan otaknya. Dengan melihat, sel-sel otak si kecil akan terpicu bekerja mengantarkan data tersebut untuk diolah. Itu sebabnya, semakin sering dan semakin banyak rangsang cahaya yang diperoleh si kecil, maka hubungan antar-sel otaknya akan semakin baik dan berkembang.

Penting Anda tahu, bahwa setiap saat otak si kecil menerima berbagai rangsang yang diterima panca inderanya, termasuk rangsang cahaya dari kedua matanya. Selain itu, rangsang ini juga diterima melalui berbagai pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai rangsang itulah yang memungkinkan otak si kecil memperkuat hubungan antar-sel otaknya, khususnya sel-sel otak yang sering diaktifkan. Hasilnya, kemampuan dan keterampilannya si kecil pun akan berkembang optimal.

Namun, perlu Anda ingat, proses tumbuh-kembang si kecil adalah gabungan dari nature (alam) dan nurture (pemeliharaan dan perawatan), gen, serta lingkungan. Seperti dikatakan Dr. Lise Elliot, PhD., dari Chicago School of Medicine, Amerika Serikat, dalam bukunya What’s Going On In There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life?, “Tidak ada perkembangan kognitif, persepsi, emosi dan motorik anak yang tidak melibatkan faktor nature dan nurture.”

Sri Lestariningsih
Konsultasi ilmiah: dr. Dwiputro Widodo, SpAK (K), MMed, IDAI Jaya, Bagian Ilmu Kesehatan Anak, subbagian Saraf FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: