Pustaka Digital Ibu dan Anak


Sejuta Manfaat Yoga bagi Bayi

Posted in Ayah Bunda by nugraad001 on July 4, 2007

ayah-bunda.jpg

Tak ada yang meragukan kalau yoga itu sarat manfaat. Benarkah bayi juga boleh beryoga?

Yoga memang bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk bayi. Dan, the best part adalah ia bisa beryoga bersama Anda, orang tuanya. Jadi, Anda berdua akan sehat, bugar, plus super senang. Luar biasa, bukan?

Bukan hanya bebas kolik!

Akibat organ pencernaan yang baru berfungsi, bayi perlu melakukan berbagai penyesuaian. Tidak heran, kalau berbagai masalah seringkali mendera. Yang paling sering adalah, terperangkapnya udara di dalam rongga perut alias kolik. Tak jarang, Anda jadi putus asa karena si kecil rewel plus menangis terus. Melalui yoga, masalah ini ternyata mudah dihalau.

Pada dasarnya, yoga memang merupakan olah tubuh yang banyak melibatkan anggota badan. Itu sebabnya, banyak organ tubuh yang ikut-ikutan memetik manfaat. Misalnya, meningkatkan fungsi dan kerja sistem pencernaan, sehingga si kecil akan terhindar dari kembung, kolik atau sembelit.

Bukan cuma itu. Masih ada seabrek manfaat lain dengan beryoga, yakni:

* Melancarkan peredaran darah.
* Membantu perkembangan otot-otot tubuh bayi, sehingga jadi kuat dan lentur.
* Membantu perkembangan saraf serta koordinasi gerak bayi.
* Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga ia tidak mudah sakit.
* Membantu menyiapkan tubuh bayi agar mampu menguasai berbagai keterampilan. Mulai dari berguling, merangkak, duduk, hingga berdiri dan juga berlari.
* Merilekskan tubuh bayi, sehingga ia gampang tidur dan tidak rewel.
* Lebih mendekatkan lagi hubungan Anda berdua.
* Membantu pembentukan kepribadian bayi. Nggak hanya sehat saja, akan tetapi juga percaya diri dan bahagia.

Perlu persiapan

Biar “acara” beryoga berjalan lancar, sebaiknya Anda mempersiapkan segala sesuatunya secara masak-masak. Bukan apa-apa. Jangan sampai si kecil tiba-tiba menangis gara-gara menunggu terlalu lama atau sebab lainnya.

Salah satu persiapan yang cukup penting adalah membuat suasana ruangan jadi senyaman mungkin. Berikut beberapa kiatnya:

* Bersihkan ruangan dari debu.
* Perhatikan sirkulasi udara ruangan. Aturlah hingga sejuk, tidak pengap dan tidak lembap.
* Perhatikan juga sinar atau cahaya yang terlalu kuat menerangi ruangan. Akibatnya, tempat beryoga jadi panas dan pandangan pun agak silau.
* Idealnya, ruangan beryoga benar-benar tenang dan bebas dari suara berisik dari luar. Bagaimanapun, si kecil perlu berkonsentrasi agar gerakannya tepat.
* Iringi olah tubuh dengan musik yang lembut dan pas untuk anak-anak.
* Pakailah alas atau matras yang bersih dan lembut, tetapi tidak berbulu.

Selain ruangan, pakaian juga perlu mendapat perhatian. Caranya?
* Pilih pakaian yang membuat si kecil bisa bergerak dengan leluasa.
* Sebaiknya, pakaiannya terbuat dari bahan yang lembut dan tidak panas.
* Hindari pakaian dengan banyak kancing (akan sakit bila tertindih badannya) atau pita-pita yang menjuntai (bisa mengenai mata atau masuk dalam mulutnya).

Jangan abaikan peran pelatih

Dalam beryoga, faktor pelatih sangat penting. Pelatih yang andal dapat melatih setiap gerakan dengan sempurna dan juga memberi penjelasan seputar falsafah yoga secara utuh. Dengan begitu, gerakan yang dilakukan tidak akan salah dan malah menyebabkan cedera.

Khusus yoga bagi si kecil, ada kriteria penting yang tak boleh diabaikan. Pelatih harus mengerti betul proses tumbuh kembang anak. Bukankah bayi belum bisa memahami berbagai instruksi yang akan diberikan? Itu sebabnya, gerakan untuk bayi yang baru bisa tengkurap pasti berbeda dari bayi yang sudah merangkak. Apalagi, kalau si kecil sudah bisa berdiri! Yang pasti gerakan yang dilakukan biasanya menyenangkan bayi Anda.

Meski begitu, ini bukan berarti Anda dan pasangan tidak bisa beryoga bersama bayi di rumah. Kuncinya adalah, Anda berdua sudah memahami betul tujuan dari setiap gerakan dan cara melakukannya dengan benar. Ada baiknya Anda tetap melakukan yoga bersama bayi-bayi lain di bawah bimbingan pelatih setiap minggunya. Selain pelatih bisa memantau perkembangannya, si kecil jadi pintar “bergaul” dengan teman-temannya.

Nia L.T.
Konsultasi ahli: Amalia Wirjono, Kasia – Rumah Yoga

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: