Pustaka Digital Ibu dan Anak


Yuk, Kenali Tes Apgar

Posted in Parent Guide by nugraad001 on June 8, 2007

parent-guide.jpg

Kemampuan bayi beradaptasi dengan dunia bisa diukur dengan tes Apgar. Sudahkah Anda mengenal tes ini?

Tes Apgar secara umum berguna untuk menilai adaptasi bayi terhadap dunia di luar rahim ibunya, pada menit pertama dan ke lima setelah ia lahir ke dunia.  Tes ini begitu penting, karena selama dalam kandungan, semua sistem tubuh bayi masih tergantung pada plasenta yang menghubungkannya dengan sang ibu. 

Segala kebutuhan bayi, seperti oksigen dan bahan makanan, ia peroleh lewat plasenta tersebut.  Ini wajar, karena paru-parunya kala itu masih belum matang.  Jantungnya pun belum bekerja dengan sempurna.  Lihat saja, darah kotor dan darah bersih masih bercampur lantaran sekat antara serambi-serambi jantung masih terbuka.

Nah, ketika tali plasenta itu dipotong, otomatis suplai makanan dan oksigen dari ibunya pun terhenti.  Artinya, bayi harus berjuang sendirian agar tetap hidup di alam yang berbeda dengan alam rahim.  Fungsi alat-alat tubuhnya pun harus berubah dan segera ‘beroperasi’ karena ia tak bisa lagi tergantung pada bundanya. 
Satu Menit dan Lima Menit

Pertama kali tes ini dipopulerkan oleh seorang ahli anestesi, Virginia Apgar. Walau pemeriksaan Apgar adalah sesuatu yang penting, namun ini bukanlah angka mati.  Karena apa pun hasilnya, tes ini tidak bisa memperkirakan kondisi kesehatan dan kejiwaan bayi setelah ia besar nanti. 

Langkah awal dalam penilaian Apgar adalah membersihkan jalan nafas bayi. Caranya, dengan memasukkan kateter ke dalam lubang hidungnya.  Pada saat itu akan dinilai juga reaksi bayi terhadap rangsangan.  Karenanya, tes ini dilakukan oleh lebih dari satu orang.  Sebab, ada yang bertugas membersihkan jalan nafas, ada yang menilai denyut jantung, dan sebagainya.  Semuanya dilakukan secara berbarengan.  Jadi, sambil membersihkan jalan nafas, denyut jantung bayi akan diukur. 

Tes Apgar ini sendiri harus dilakukan pada satu menit pertama setelah kelahiran bayi, sehingga bila terdapat kelainan bisa segera dilakukan tindakan yang tepat.  Lima menit berikutnya, penilaian Apgar ini dilakukan kembali. 

Penilaian Apgar pada menit pertama dimaksudkan untuk menentukan tindakan yang diperlukan bila kondisi bayi kurang baik.  Ini terlihat dari nilai Apgar yang rendah (di bawah 4).  Sementara tes Apgar pada menit ke lima bertujuan untuk menilai hasil tindakan pertolongan yang telah diberikan dan menentukan ramalan penyakit (prognosis).  Biasanya angkanya lebih tinggi.  Namun, bila nilai Apgar masih juga rendah pada tes Apgar menit ke lima, ini pertanda telah terjadi gangguan kesehatan yang sulit diperbaiki.

Apa saja yang Dinilai?

Pihak yang menolong persalinan, seperti bidan, dokter, atau perawat,  bisa melakukan tes Apgar.  Adapun yang dinilai adalah usaha bayi dalam bernafas, reaksi terhadap rangsangan, warna kulit, tonus otot, dan frekuensi jantung. 

Pada prinsipnya, bila denyut nadi bayi kuat, berarti kondisi jantungnya kuat dan sehat.  Kulit yang berwarna merah pada sekujur tubuh bayi menunjukkan paru-parunya telah bekerja dengan baik.  Kemampuan ia bernafas pun menunjukkan sehat-tidaknya paru-paru.  Sementara ekspresi wajah bayi -menangis kuat dan bergerak aktif- menunjukkan respon pada rangsangan. 

Penilaian Apgar ini berskala 0 s/d 2.  Kalau reaksinya baik, maka nilainya 2.  Jika kurang baik, diberi nilai 1.  Nilai 0 diberikan pada bayi yang tidak memberi reaksi apa pun.  Kemudian dari lima item penilaian tadi, dijumlahkan semua.  Hasilnya berkisar dari 0-10.  Bayi yang nilai Apgarnya 7-10 berarti adaptasinya bagus.  Sementara kalau total nilainya 4-6 artinya bayi menderita kekurangan oksigen (asfiksia sedang).  Bayi yang nilai Apgarnya dibawah 3 dianggap menderita asfiksia berat.


Cara Penilaian :
  • Reaksi Terhadap Rangsangan

Ketika kateter dimasukkan ke dalam lubang hidung bayi untuk membersihkan jalan nafasnya, akan terlihat bagaimana reaksi bayi.  Jika ia memberontak, itu pertanda responnya terhadap rangsangan bagus.  Maka bayi mendapat nilai 2.  Tapi jika bayi hanya sedikit bergerak ketika kateter dimasukkan ke dalam lubang hidungnya, itu berarti hanya mendapat nilai 1.  Bayi yang tidak bergerak sama sekali diberi nilai 0. 

  • Frekuensi Jantung

Untuk mengetahui sehat-tidaknya jantung bayi, paramedis akan meletakkan stetoskop pada dada bayi, tempat denyut jantung terdengar paling kuat.  Denyut jantung dihitung dalam satu menit.  Jantung yang sehat akan berdenyut di atas 100 per menit dan diberi nilai 2.  Nilai 1 diberikan pada bayi yang frekuensi denyut jantungnya di bawah 100 per menit.  Sementara bila denyut jantung tak terdeteksi sama sekali maka nilainya 0. 

  • Usaha Bayi Dalam Bernafas

Kemampuan bayi bernafas dinilai dengan mendengarkan tangis bayi.  Jika ia langsung menangis dengan kuat begitu lahir, itu tandanya paru-paru bayi telah matang dan mampu beradaptasi dengan baik. Berarti nilainya 2.  Sedangkan bayi yang hanya merintih rintih, nilainya 1.  Nilai 0 diberikan pada bayi yang terlahir tanpa tangis (diam). 

  • Tonus Otot

Sekarang, menilai tonus otot bayi.  Hal ini dinilai dari gerakan bayi.  Bila si bayi menggerakkan kedua tangan dan kakinya secara aktif begitu lahir, artinya tonus ototnya bagus.  Dan, ia diberi nilai 2.  Tapi jika bayi hanya sedikit bergerak, nilainya hanya 1.  Bayi yang lahir dalam keadaan diam tak bergerak sama sekali dinilai 0. 

  • Warna Kulit

Terakhir, soal warna kulit.  Bayi akan diberi nilai 2 jika sekujur tubuhnya berwarna merah.  Nilai 1 hanya untuk bayi yang kulitnya sebagian berwarna merah tapi sebagian lain berwarna biru.  Bayi yang seluruh tubuhnya berwarna biru atau pucat dinilai 0.

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: