Pustaka Digital Ibu dan Anak


Panduan Pertahanan Menyusui

Posted in Parent Guide by nugraad001 on June 8, 2007
enyusui mengurangi risiko bayi terkena alergi, diare, intoleransi susu hewan, infeksi saluran napas, penyakit saluran cerna, radang paru, infeksi telinga dan radang selaput otak; mengurangi peluang bayi terkena diabetes dan obesitas; serta membantu meningkatkan kecerdasan bayi.

Karena begitu banyak manfaatnya, kita perlu mempertahankan menyusui eksklusif sampai bayi kita berusia 6 bulan. Setelah itu, ASI tetap perlu diberikan bersama makanan padat sampai buah hati kita berusia 2 tahun. Tetapi, mempertahankan menyusui kadang dirasa berat oleh sebagian ibu yang mengalami — atau merasa ada — masalah. Inilah beberapa panduan untuk membantu ibu ‘bertahan’ menyusui eksklusif:

  • Jika ASI belum keluar. Ini biasa terjadi 1-2 hari sesudah melahirkan. Periksa puting ibu, sebelum ASI keluar deras biasanya ada sedikit cairan bening keluar. Itulah kolostrum — ‘sari pati’ ASI yang sangat kaya lemak dan protein. Biarkan bayi mengisapnya langsung dari payudara, sekaligus untuk merangsang ASI keluar.  
  • Jika merasa bayi tak kenyang-kenyang. Kemungkinan bayi sedang mengalami percepatan pertumbuhan. Ini lazim terjadi di usia 2 minggu, 6 minggu dan 3 bulan – tapi bisa juga di luar itu. Biarkan bayi mengisap lebih sering. Isapan lebih sering akan memperbanyak ASI. Begitu produksi ASI meningkat, bayi akan mengurangi frekuensi menyusunya.
  • Jika merasa ASI kurang. Periksa air seni dan kotoran bayi. Jika bayi buang air kecil 6-8 kali dalam 24 jam, dan kotorannya besar serta semi-cair, maka bayi tidak kekurangan ASI. Jika ingin lebih akurat, periksa pertambahan berat bayi dalam seminggu atau sebulan. Jika lebih dari 125 gram per minggu atau lebih dari 500 gram per bulan, berarti bayi tidak kekurangan ASI.
  • Jika puting sangat nyeri (retak atau lecet). Ini terjadi jika bayi mengisap puting dan bukannya mengisap areola. Pindahkan bayi ke payudara yang tidak nyeri-puting. Angin-anginkan puting yang nyeri dan oleskan lanolin (bisa dibeli di apotik). Payudara yang nyeri puting bisa tetap diisap – tanpa bertambah nyeri — asal mulut bayi terbuka lebar, tepat sebelum memasukkan payudara ke mulutnya. Agar bayi mau membuka mulut lebar-lebar, sentuh-sentuh dulu bibir bawah bayi dengan jari.  
  • Jika payudara nyeri (bengkak). Kadang ini terjadi beberapa hari setelah melahirkan, ketika ASI baru keluar, namun bisa juga terjadi di waktu-waktu lain, jika payudara yang penuh ASI sering tidak disusukan atau diperah sampai kosong. Untuk mengatasinya, kompres payudara dengan lap yang dibasahi air hangat, atau mandi air hangat. Pijat payudara dari pangkal dada ke arah areola. Perah sedikit ASI ke mangkuk agar bengkak berkurang.
  • Jika harus meninggalkan bayi cukup lama atau kembali bekerja. Mulailah memerah dan menabung ASI di dalam botol gelas/kaca atau botol plastik keras. Cantumkan jam, hari dan tanggal pemerahan. Berikan ASI perah yang paling awal diperah. ASI perah tahan: 6-8 jam di udara luar; 24 jam dalam termos berisi es; 2 x 24 jam dalam lemari es; 2 minggu dalam freezer; dan 3 bulan dalam freezer lemari es 2 pintu. 
  • Jika bayi tidak mau menyusu. Ini bisa terjadi jika ada kesulitan dengan teknik menyusui, atau bayi sakit. Bisa juga karena bayi mengantuk akibat pengaruh obat yang diminum ibu, terganggu perubahan situasi, atau memang ingin disapih. Sebelum benar-benar menyapih, ubah-ubah posisi dan teknik menyusui.

Bila perlu, berkonsultasilah dengan konselor atau konsultan menyusui. Jika belum berhasil, periksakan bayi ke dokter. Siapa tahu ada masalah yang membuat bayi kesakitan/tidak nyaman waktu menyusu.

Kata pepatah: di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Bertahanlah. Semoga mendapat kemudahan. PG

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: