Pustaka Digital Ibu dan Anak


Cara Lelap Semalaman: A sampai Z!

Posted in Parent Guide by nugraad001 on June 8, 2007

parent-guide.jpg

Inilah 26 cara untuk membantu bayi lelap semalaman!

A
Ajarkan mulai usia enam minggu. Jurnal Pediatrics (Juni 2006) memuat kesimpulan penelitian psikolog Ian St James-Roberts terhadap kebiasaan tidur bayi. Salah satunya: usia 6 minggu adalah usia yang efektif untuk mulai mengajarkan bayi tidur sendiri. “Mulailah menetapkan lebih banyak batasan, dan mengenalkan lebih banyak rutinitas. Itu akan membantu bayi belajar tidur nyenyak semalaman di usia 12 minggu dan seterusnya,” saran St James-Roberts, seperti disebutkan dalam situs National Public Radio, Amerika Serikat.
B
Buaian. Sembilan bulan terayun-ayun lembut di dalam rahim membuat bayi gampang mengantuk jika diayun-ayun dalam buaian. Buaian bisa berarti gendongan, boks ayun, atau mobil yang bergerak. Tetapi, begitu bayi tampak mengantuk (masih terjaga), pindahkan segera ke tempat tidur.
C
Ciptakan tempat tidur yang nyaman. Sebelum meletakkan bayi di tempat tidur, kosongkan dari benda-benda yang bisa merangsang bayi ‘aktif kembali’, misalnya aneka mainannya.
D
Doa – bisikkan doa di telinga bayi. Sambil memberi ciuman sebelum tidur, bisikkan doa di telinga bayi dengan tulus dan khusyu. Jika bayi merasa tenang, ia akan terlelap secara alami.
E
emukan posisi tidur yang nyaman. Berempatilah jika tangisannya tidak juga berhenti. Ingatlah, tak selamanya dan tak semua bayi bisa terlelap sendiri. Bayi-bayi seperti ini mungkin hanya bisa terlelap jika merasa yakin ada seseorang yang menemaninya.
F
Faktor penyebab – amati faktor penyebab bayi bergerak-gerak/bersuara. Jika setelah tertidur bayi masih terlihat bergerak-gerak atau bersuara, amatilah faktor penyebabnya. Jika karena lapar atau karena tidak nyaman, tentu kita harus menenangkan atau menyusuinya. Tetapi jika bukan karena itu, ada baiknya kita menunggu 1-2 menit sebelum menyentuh bayi.
G
Ganti popok di saat yang tepat. Pinky McKay, penulis buku Sleeping Like a Baby, dalam situs pribadinya mengajurkan kita tidak mengganti popok saat bayi sedang limbung karena mengantuk atau kekenyangan. Agar bayi tidur lebih baik, McKay menyarankan untuk mengganti popoknya sebelum bayi menyusu, atau saat bayi baru menyusu separuh jalan.
H-I
Habit dan intuisi – kenali kebiasaan bayi saat mengantuk, gunakan intuisi, dan jangan abaikan. Bayi yang mengantuk biasanya menunjukkan tanda-tanda tertentu: menguap, mata berkedip-kedip, gelisah, bergerak-gerak, atau sebaliknya : mendadak anteng dan tidak tertarik lagi pada sekitarnya. Kenali tanda-tanda ini, dan bawa segera bayi ke tempat tidur. Jika tanda-tanda kantuk bayi tak begitu jelas, gunakan intuisi! Kantuk yang tak direspons biasanya membuat bayi rewel dan lebih sulit ditidurkan.
J
aga Ketenangan. Apapun yang kita (atau orang lain) lakukan bersama bayi di malam hari. lakukanlah dalam suasana tenang. ‘Suasana tenang’ di sini berarti: tenangkan gerak-gerik kita, rendahkan nada dan volume suara, dan hentikan kegiatan bermain.
K
Kantuk — buatlah bayi benar-benar mengantuk. Bayi yang kebanyakan tidur dari pagi sampai sore mungkin tak begitu mengantuk malamnya. Bangunkan bayi tiap 2-3 jam — setidaknya untuk menyusu.
 
Lampu – redupkan lampu ruang tidur bayi. Pencahayaan terang benderang akan merangsang dan menegangkan saraf-saraf penglihatan bayi sehingga ia sulit terlelap.
M
Menyusu – pastikan bayi cukup kenyang menyusu sebelum tidur. Kita bisa mengatur agar bayi (yang mulai tidur sendiri) kenyang menyusu sebelum tidur, supaya bisa belajar tidur lebih lama. Misalnya, di usia 3 bulan, kita bisa melatihnya tidur malam lima jam, dengan mengatur kegiatan menyusui terakhir sekitar pukul 22.00 WIB.
N
‘Nina Bobo’. Perdengarkan suara-suara apa saja yang bisa me-ninabobo-kan bayi. Semua suara yang mengingatkan bayi pada keteraturan dan kesenyapan detak jantung atau desau air ketuban di dalam rahim, akan menenangkan dan bisa membantu bayi tidur nyenyak.
O
Obat-obatan – hindarkan obat-obatan yang membuat bayi gelisah. Jika bayi disusui, ibu sebaiknya tidak mengonsumsi sembarang obat, minuman berkafein dan rokok. Jika di rumah ada anggota keluarga yang merokok, bayi juga bisa terpengaruh.
P
Pijat bayi. Pijat adalah tips lainnya dari Pinky McKay. Ia mengutip penelitian Miami University yang menunjukkan bahwa para bayi dan batita yang dipijat sebelum tidur selama 15 menit, setiap hari selama sebulan penuh, lebih mudah tertidur.
Q
Quiz – anggap tugas menidurkan bayi sebagai ‘kuis harian’. Setiap hari, kita mungkin dihadapkan pada masalah yang berbeda. Tapi, seperti menghadapi kuis, semua akan terasa lebih mudah jika kita siap. Maka, siapkan fisik dan mental untuk ‘bergadang’ di malam hari, dengan cukup tidur siang, makan makanan bergizi, dan pengetahuan seputar pola tidur bayi.
R
Rutinitas pengantar tidur. Berbagai kegiatan yang menenangkan menjelang tidur – misalnya, menimang-nimang, memperdengarkan lagu nina bobo, membacakan buku – bisa membantu bayi rileks dan mengantuk.
S
Sentakan refleks – redam dengan ‘bedongan’. Bayi-bayi baru lahir memiliki berbagai gerakan refleks untuk melindungi diri dari bahaya. Beberapa di antara gerakan itu berupa sentakan-sentakan mengejutkan, sehingga bisa ‘membuyarkan’ kantuk bayi. Agar kantuk bayi tidak terganggu kejutan gerak refleks, bedong tubuhnya dengan kain tipis yang lembut dan sejuk.
T
Tahan diri. Saat memandangi bayi yang ‘tidur bagai malaikat’, kita kadang tak tahan, lalu menciumi dan mendekapnya dengan gemas. Ini bisa mengganggu tidur bayi. Jadi, harap tahan diri.
U
Ulangi cara-cara di atas, sampai menemukan yang paling pas untuk bayi.
V
Ventilasi yang memadai. Sekeras apapun kita melakukan cara-cara di atas, udara pengap dan panas membuat tidur bayi tak nyenyak. Pastikan ruang tidur bayi memiliki sirkulasi udara yang baik dan sehat.
W
Waktu – beri kesempatan belajar. Bayi masih perlu banyak belajar. Sebagai orang tua, kita pun masih harus banyak belajar. Semua itu perlu waktu.
X
Ekstra – ekstra-sabar, ekstra-dukungan. Mengajarkan bayi tidur nyenyak semalaman tak bisa sekali jadi. Diperlukan kesabaran ekstra.
Y
Yakin. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jika cara-cara di atas belum bisa melelapkan bayi, percayalah, masih banyak cara lain yang bisa kita coba!
Z
Zzzzzz – tidur yang nyenyak! Seperti sudah disebutkan di atas, kita harus cukup tidur. Jadi tunggu apa lagi? Ayo kita tidur yang nyenyak, selagi bayi tidak ‘memerlukan’ kita!lPG

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: