Pustaka Digital Ibu dan Anak


ASI Memang Beda!

Posted in Parent Guide by nugraad001 on June 8, 2007

parent-guide.jpg

alah satu keistimewaan ASI adalah kehebatan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Apa bedanya dengan susu formula?

Pernahkah Anda merasa ‘tak begitu yakin’ dengan kualitas air susu Anda, lalu terlintas keinginan untuk memberi susu formula kepada si kecil? Jika ya, mungkin Anda perlu tahu bahwa air susu ibu (ASI) mengandung semua yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan yang sehat. Berikut ini adalah kehebatan dan keistimewaan ASI dibanding susu hewan, susu formula, atau makanan-minuman lainnya:

  • Kandungan protein dalam ASI lebih rendah. Pertumbuhan bayi tak secepat anak hewan. Ginjal bayi pun belum cukup matang untuk membuang kelebihan protein. Itu sebabnya bayi tak memerlukan susu berprotein tinggi. Protein di dalam ASI sudah cukup untuk bayi.  
  • Kandungan kasein dalam ASI lebih sedikit. ASI mengandung lebih sedikit protein kasein. Di dalam lambung, kasein ASI akan membentuk gumpalan lunak yang lebih mudah dicerna. Sementara itu, susu sapi lebih banyak mengandung kasein. Di dalam lambung bayi, kasein susu sapi akan membentuk gumpalan tebal yang susah dicerna. 
  • Kandungan whey ASI mengandung protein anti-infektif. ASI banyak mengandung protein whey, dan whey-nya mengandung protein anti-infektif yang membantu melindungi bayi dari infeksi. Sementara whey dalam susu hewan tidak mengandung protein anti-infektif untuk melindungi bayi manusia.
  • Keseimbangan asam amino esensial di dalam ASI, ideal. Protein dalam susu hewan dan susu formula mengandung keseimbangan asam amino yang berbeda dengan ASI, yang mungkin tidak ideal untuk bayi. Misalnya, susu hewan dan susu formula mungkin kekurangan asam amino sistin, dan susu formula mungkin kekurangan taurin, yang amat dibutuhkan bayi baru lahir untuk pertumbuhan otak.   
  • Kandungan laktosa dalam ASI lebih banyak. Gula laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI maupun susu hewan. Tapi ASI lebih banyak mengandung laktosa dibanding susu lainnya. Itu sebabnya, rasa ASI sudah cukup manis tanpa harus ditambah gula atau pemanis lainnya.
  • Mengandung asam lemak esensial. ASI mengandung asam-asam lemak esensial yang tidak ada dalam susu sapi atau susu formula. Asam-asam lemak esensial ini penting untuk pertumbuhan mata, otak, dan kesehatan pembuluh darah bayi. ASI juga mengandung enzim lipase yang membantu mencerna lemak. Enzim ini tidak ada dalam susu lainnya.
  • Kandungan vitamin A dan C lebih tinggi. ASI mengandung banyak vitamin A (jika ibu cukup mengonsumsi makanan bervitamin A). Bahkan ASI bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan vitamin A bayi di tahun kedua. ASI juga kaya vitamin C, sehingga bayi yang disusui eksklusif tak memerlukan tambahan jus buah dalam 6 bulan pertama hidupnya. 
  • Zat besi di dalam ASI lebih mudah diserap. Lima puluh persen zat besi di dalam ASI dapat diserap bayi, sementara hanya 10% zat besi dalam susu sapi yang bisa diserap. Penambahan zat besi ke dalam susu bayi bisa mempermudah pertumbuhan beberapa jenis bakteri, sehingga meningkatkan risiko infeksi.
  • Mengandung zat-zat hidup. ASI mengandung sel-sel darah putih, sejumlah faktor anti-infektif dan berbagai antibodi terhadap infeksi yang pernah dialami ibu di masa lampau. Susu buatan tidak mengandung sel darah putih atau antibodi yang hidup, dan hanya mengandung sedikit faktor anti-infeksi.

Nah, air susu Anda beda kan? Semoga saja sekarang Anda jauh lebih pede menyusui eksklusif. lPG

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: