Pustaka Digital Ibu dan Anak


Sehari-Semalam Bersama Janin

Posted in Parent Guide by nugraad001 on June 8, 2007

parent-guide.jpg

Bagaimana janin melewatkan harinya di dalam rahim? Ternyata hampir sama dengan bayi baru lahir.

  1. ‘Terkurung’ berminggu-minggu dalam rahim ibu, apa yang janin lakukan untuk mengisi waktu? Para psikolog perkembangan yang meneliti perilaku janin menemukan, perilaku janin sejak usia kehamilan 32 minggu hampir sama dengan bayi baru lahir. Dan ternyata, cara janin melewatkan waktu pun hampir sama dengan bayi baru lahir.             

Banyak mengantuk dan tidur. Janin menggunakan sebagian besar waktunya untuk tidur. Para ilmuwan yang memantau janin menemukan, pada usia kehamilan 32 minggu janin melewatkan 90-95 persen waktunya  dalam sehari sambil mengantuk. Sebagian dari ‘waktu mengantuk’ tersebut dipakai janin untuk tidur lelap. Sebagian lagi untuk tidur REM (Rapid Eye Movement) — tidur dengan bola mata bergerak-gerak cepat dan bermimpi, dan sisanya untuk tidur indeterminasi.

Tidur indeterminasi, menurut Carl M. Anderson — asisten profesor psikiatri Harvard Medical School — disebut juga sebagai tidur aktif dan mirip sekali dengan tidur REM. “Tidur indeterminasi ditandai dengan adanya beberapa perilaku yang muncul secara bertahap dan spontan (seperti pada tidur REM); melemasnya otot tengkuk; serta sentakan-sentakan pada anggota tubuh (myoclonic twitching),” papar asisten bidang psikobiologi di Brain Imaging Center-McLean Hospital, AS itu.

Mendekati kelahiran, janin menghabiskan 85-90 persen waktunya untuk tidur. Ini sama dengan waktu tidur bayi baru lahir. Meski janin lebih banyak mengantuk dan tidur, psikolog perkembangan William Filer, Ph.D dari Universitas Columbia, AS berpendapat, janin sepertinya memiliki semacam ‘periode siaga-jaga’ di antara waktu-waktu tidurnya yang singkat. 

  1. Malam ‘aktif’, siang ‘tenang’. Beberapa pakar obstetri dan ginekologi dari Institut Perinatologi K.V. Chachava, Republik Georgia mencoba mengukur pola irama detak jantung janin sehari-hari dengan elektrokardiogram. Diketahui, janin memiliki periode ‘aktif’ dan periode ‘tenang’. Selama periode ‘aktif’, grafik irama detak jantung janin dinamis, dan responsnya terhadap lingkungan meningkat. Sebaliknya, dalam periode ‘tenang’, kondisi janin mirip tidur. Grafik irama detak jantungnya nyaris datar, dan respons terhadap lingkungan menurun.

Mereka juga menemukan bahwa pola irama detak jantung janin mirip pola irama ibunya. Hanya, fasenya berlawanan. Dalam Journal of Circadian Rhythms, Maret 2005 disebutkan, periode ‘aktif’ janin mulai pukul 9.00-14.00 dan 19.00-4.00, sementara periode ‘tenang’ mulai pukul 4.00-9.00 dan 14.00-19.00. Jadi, malam hari saat ibunya beristirahat/tenang, janin justru ‘aktif’ selama sembilan jam. Sementara pagi dan sore saat ibu beraktivitas, janin ‘tenang-tenang saja’ selama sepuluh jam. Ini mirip perilaku bayi baru lahir yang sering membuat ibu dan ayahnya begadang semalaman.    

  1. Bergerak terus. Ada pendapat mengatakan, dalam keadaan bangun atau tidur, janin bergerak lebih dari 50 kali dalam satu jam. Tapi pendapat lain mengatakan, janin umumnya melakukan 10 gerakan dalam waktu kurang dari 30 menit. Gerakan janin biasanya makin kuat dan meningkat frekuensinya sepanjang kehamilan, terutama di malam hari dan saat ibu beristirahat. Menjelang akhir kehamilan (36 minggu ke atas), gerakan agak melambat. Tendangan juga agak berkurang, tapi gerakan bergulung dan meregang bertambah.

Terlepas berapa kali persisnya janin bergerak dalam sejam atau sehari semalam, psikolog perkembangan Harvard Medical School, Heidelise, Ph.D. mengatakan, janin memang banyak sekali melakukan rangsangan taktil (sentuhan) terhadap diri sendiri. “Ia menyentuhkan tangan ke wajah, tangan yang satu ke tangan yang lain, menepukkan kedua telapak kaki, menyentuhkan telapak kaki ke tungkai, dan menyentuhkan tangan ke tali pusar,” ungkap Heidelise.

The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan ibu hamil mencatat waktu yang diperlukan untuk merasakan 10 tendangan, gerakan memutar, berbalik, mengibas atau bergulung si janin. Janin dianggap sehat jika melakukan minimal 10 tendangan dalam waktu kurang dari dua jam. Bayi baru lahir yang sehat juga banyak bergerak. Jika dibaringkan, ia tidak diam saja melainkan menggerak-gerakkan kaki dengan gesit.

Bila dipikir-pikir, yang membuat janin berbeda dengan bayi baru lahir (apalagi jika janinnya usia 32 minggu ke atas, dan bayinya prematur) ‘hanyalah’ alamnya. Yang satu masih di alam rahim, yang satunya sudah di alam dunia. Kedua alam ini hanya dipisah sekat tipis, yaitu dinding perut ibu. Nah, tak heran kan bila perilaku para penghuni kedua alam ini hampir sama. lPG        


Tak Hanya Tidur dan Menendang
Tentu saja seharian janin tak hanya bisa tidur dan menendang. Dr. Carlo Bellieni, neonatologis dari Department of Neonatal Intensive Therapy, University Polyclinic Santa Maria Le Scotte, Italia mengatakan, janin sudah menjadi anggota keluarga dan teman bagi ibunya. Inilah sederet alasannya:  

  1. Janin mampu merespons rangsangan yang menembus rahim, pada minggu ke-22-24.  
  2. Janin mampu mendengar menjelang minggu ke-25 (mulai saat itu janin membiasakan diri dengan suara ibu, sehingga bisa membedakannya dengan suara-suara lain ketika lahir).
  3. Janin mengenali rasa air susu ibu, karena rasa dan baunya mirip dengan air ketuban yang merembes ke mulutnya selama 9 bulan.   
  4. Janin bisa mengingat dan membiasakan diri dengan: gerak tubuh ibu selama hamil, rasa makanan yang biasa dimakan ibu selama hamil, dan situasi di dalam rahim (ada gerakan ritmis, bau tubuh ibu, sayup-sayup suara ibu, suasana agak gelap).
  • Janin bisa bermimpi mulai minggu ke-30.  
  • Janin bisa merasa sakit mulai minggu ke-20.
  • Janin bisa menangis.  

Powered by ScribeFire.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: