Pustaka Digital Ibu dan Anak


ALAT-ALAT PENGAMAN BAYI

Posted in Aneka Tips by nugraad001 on January 25, 2007

Penggunaannya boleh jadi tidak sering, tapi alat pengaman bayi bisa mengantisipasi risiko terjadinya kecelakaan.

Kesadaran orang tua untuk menggunakan alat-alat pengaman bayi di rumah, bisa dibilang masih jarang dimiliki. Padahal, sementara ia belum tahu bahaya, usia bayi merupakan masa eksplorasi yang aktif secara motorik. “Jadi, kemungkinan terjadinya kecelakaan cukup sering,” kata dr. Jahja Zacharia, SpA, dari RS Mitra Internasional Jatinegara, Jakarta.

Faktanya, rata-rata hanya orang tua yang pernah tinggal di luar negeri saja yang memperhatikan segi keamanan anak ini. Kenapa? Karena umumnya selama di luar negeri, mereka tidak menyediakan anggaran untuk mempekerjakan pengasuh anak. Alhasil, alat-alat pengaman untuk anak di rumah sangat diperlukan. Dengan begitu ayah/ibu bisa tetap melakukan pekerjaan rumah, sementara anak pun terjamin keamanannya tanpa harus ditunggui. Alasan lainnya, di negara-negara maju berlaku peraturan yang akan menghukum orang tua yang lalai memperhatikan keamanan anak. Jika sampai terjadi kecelakaan yang berulang pada anaknya, hak pengasuhan bisa diambil.

Sementara di Indonesia, keluarga besar dapat diandalkan untuk ikut menjaga anak sepanjang hari. Menggaji tenaga pengasuh pun masih relatif terjangkau. Oleh karena itu, meski tak ada angka statistiknya, angka kecelakaan di sini relatif rendah. Tak heran jika alat-alat pengaman bayi relatif jarang digunakan dan tak mutlak pula dimiliki.

“Namun demikian,” lanjut Jahja, “tak ada salahnya pula bila orang tua mempunyai alat-alat pengaman tersebut. Harganya memang cukup mahal karena merupakan barang impor. Jadi belilah yang memang sangat dibutuhkan. Kalau bisa, singkirkan furnitur berujung runcing, barang pecah belah, benda-benda berat, dan sebagainya. Kalau tidak, maka diperlukan alat-alat pengaman untuk antisipasinya.

Asal tahu saja, alat-alat ini pun tak selamanya dipakai. Tergantung dari perkembangan anak. Ketika ia berusia 6 bulan dan sudah aktif merangkak maka ibu bisa mulai memikirkan pagar untuk alat pengamannya agar dia tidak beredar ke tempat-tempat berbahaya. Di usia batita, barulah ia bisa dikenalkan pada hal-hal yang berpotensi membahayakan dan tak membutuhkan pagar pengaman. Jadi, selama anak belum bisa menjaga diri dari kecelakaan, alat pengaman ini sangat bermanfaat dalam meminimalisasi risiko. Kelak, bila anak sudah bisa mengerti akan bahaya dan bisa berhati-hati, alat-alat ini bisa disimpan kembali.

Ragam Pengaman Bayi

Monitor

Alat ini terdiri atas monitor dan alat penerimanya. Nyalakan tombol monitor pada saat akan digunakan. Di ruang lain yang cukup jauh jaraknya, orang tua bisa memantau keadaan anak. Apakah ia asyik bermain sendiri, gelisah, atau menangis.

Lewat alat itu, orang tua bisa menyampaikan suara untuk menenangkan bayinya. Masa pemakaian biasanya berlangsung sampai usia 36 bulan.

Pagar

Ketika bayi sudah mulai melakukan mobilisasi dan sudah mulai aktif bereksplorasi, jauhkan dia dari tempat-tempat yang bisa membahayakan, seperti dapur, tangga, kamar mandi, gudang, dan sebagainya. Salah satunya, jika sedang tak ditunggui oleh orang dewasa, pasanglah pagar penghalang di pintu kamar anak. Bahannya ada yang terbuat dari kayu ataupun plastik. Lebarnya dapat disesuaikan dengan lebar pintu dan tingginya tak terjangkau oleh si anak. Bisa digunakan ketika usianya sekitar 6 bulan sampai usia batita.



Pengait/pengunci Pintu Lemari

Di rumah, biasanya terdapat lemari-lemari yang memang tidak dipasangi kunci demi kepraktisan, semisal lemari es, dan lemari serbaguna tempat menyimpan deterjen, obat pel dan lain sebagainya. Ada saatnya anak tertarik dengan kegiatan membuka dan menutup lemari. Tangannya bisa terjepit, atau barang-barang di dalam lemari itu dapat membahayakan dirinya. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, pasangi pintu-pintu lemari itu dengan alat pengaman ini. Biasanya dengan mengkaitkan kedua handle/pegangan pintu lemari.

Penghalang Pintu Kaca

Pintu bisa menjadi elemen yang berbahaya karena dapat menyebabkan anak terkunci di suatu ruangan atau terjepit jari-jemarinya. Alat penahan pintu bisa digunakan untuk mencegah kemungkinan tersebut sejak bayi mulai belajar merambat/berdiri sampai usia batita.



Alat Pengaman Berjalan

Biasanya digunakan ketika bayi mulai belajar berjalan. Dipakai di bagian bahu dan dada. Pada saat ia belajar berjalan atau ditatih, orang tua membimbingnya dengan memegang tali di bagian belakang. Sebagai alternatif, orang tua bisa menggunakan selendang/kain jarit.







Penyangga Bak Mandi

Biasanya ibu yang baru pertama kali mempunyai anak belum berani memandikan sendiri bayinya di minggu-minggu pertama. Gunakan penyangga yang bisa menjaga bayi agar tak tergelincir dari tangan ibu. Bayi pun akan merasa nyaman. Aksesoris ini bisa digunakan sejak bayi lahir sampai usianya 6 bulanan.


Pembatas Tepi Ranjang

Ketika ranjang bayi sudah terlalu sempit dan tidak lagi bisa memberi kenyamanan, maka pindahkan si kecil ke tempat tidur yang lebih luas. Hanya saja, kemungkinan untuk jatuh sangatlah besar. Untuk mencegahnya, gunakan penghalang. Namun, alat ini hanya bisa dipasang di satu sisi ranjang. Sisi lainnya harus menghimpit dinding kamar.

Bila ruang tidur cukup leluasa, lebih baik turunkan saja kasurnya ke lantai. Jadi tidak terlalu tinggi dan sejajar dengan matras support-nya (bagian bawah tempat tidur). Jaraknya ke lantai mungkin jadi sekitar 25 cm, dan akan lebih baik lagi jika lantainya diberi alas. Kalau anak terjatuh, benturannya tidak akan terlalu membahayakan.

Pelindung Listrik

Terkena aliran listrik dapat berakibat fatal. Amankan stop kontak yang terletak di dinding sebelah bawah atau yang terjangkau anak dengan alat pengaman.

Pengaman Sisi Meja Yang Runcing/tajam

Saat berekplorasi, kepala anak-anak sering terbentur karena kemampuan kontrol dirinya yang masih kurang. Bahaya muncul jika kepala mereka berbenturan dengan sudut-sudut furnitur yang menyiku. Hindari kemungkinan ini dengan memasang pengaman yang tumpul di sudut-sudut furnitur. Alat ini tidak bersifat merusak.

Pengaman Sisi Meja Yang Runcing/tajam

Saat berekplorasi, kepala anak-anak sering terbentur karena kemampuan kontrol dirinya yang masih kurang. Bahaya muncul jika kepala mereka berbenturan dengan sudut-sudut furnitur yang menyiku. Hindari kemungkinan ini dengan memasang pengaman yang tumpul di sudut-sudut furnitur. Alat ini tidak bersifat merusak.

Bantalan Busa

Di bulan-bulan pertama usianya, bayi masih belajar tengkurap, membolak-balik badan, dan belum bisa mengendalikan kepalanya. Jika ia sedang berada di dalam boks, ada kekhawatiran kepalanya akan terbentur. Oleh karena itu, pasangi sekelilingnya dengan bantalan atau bumper. Bila usia sudah memasuki 8 bulanan, bantalan ini tak perlu lagi digunakan. Bayi kini sudah bisa mengendalikan diri. Kalau masih digunakan, ada kemungkinan bantalan itu dipanjat olehnya, dan ada kemungkinan ia terjungkal jatuh ke luar boks.

Pengaman Di Mobil/Carseat

Di mobil, alat pengaman bagi anak juga sangat diperlukan. Di negara maju, bahkan ada aturan yang melarang orang tua menaruh bayinya di kursi depan, meskipun ia digendong oleh kita. Berbeda halnya dengan kebiasaan di sini. Aturan itu sangat bijak, karena pada saat terjadi pengereman mendadak, bayi bisa terpental dan terbentur dashboard atau kaca depan.

Menurut penelitian, walaupun bayi digendong dengan erat, daya dorong mobil yang sangat kuat tak akan bisa ditahan. Karena itu, dibutuhkan alat pengaman berupa baby carseat. Kursi ini diletakkan di kursi belakang, menghadap ke belakang pula. Baby carseat dilengkapi tali penyangkut yang kuat dan juga seatbelt bagi bayi.

One Response to 'ALAT-ALAT PENGAMAN BAYI'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'ALAT-ALAT PENGAMAN BAYI'.

  1. kurnia eka dewi said,

    hi dear,,, mau tanya donk. pembatas tepi ranjangnya bs saya beli dimana? terus harganya berapa? mohon informasinya.

    terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: